![]() |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|

Sejarah Singkat
Kabupaten Boalemo dengan ibu kota Tilamuta, merupakan kabupaten hasil pemekaran Kabupaten Gorontalo pada tahun 1999. Kabupaten Boalemo dibentuk pada tanggal 12 Oktober 1999 berdasarkan Undang- Undang Nomor 50 Tahun 1999, yang telah diubah dengan Undang - Undang Nomor 10 Tahun 2000 tentang Pembentukan Kabupaten Boalemo.Pada waktu diresmikan sebagai kabupaten yang mandiri, Kabupaten Boalemo terdiri atas:
- 5 kecamatan: Marisa, Paguat, Paguyaman, Popayato, dan Tilamuta;
- 95 desa;
- luas 6.761,67 km2, jumlah penduduk 190.279 jiwa (SP 2000); dan
- tingkat kepadatan penduduk 28,14 jiwa/km2 (SP 2000).
Pada tahun 2001 beberapa kecamatan di Kabupaten Boalemo dimekarkan sehingga jumlah kecamatan yang semula hanya 5, telah menjadi 10 kecamatan, yakni ketambahan 5 kecamatan baru hasil pemekaran, yaitu:
Pada awal tahun 2003, Kabupaten Boalemo dimekarkan menjadi dua kabupaten, yaitu (1) Boalemo dengan ibu kota Tilamuta (induk) dan (2) Pohuwato dengan ibu kota Marisa (hasil pemekaran). Lima kecamatan, yaitu Dulupi, Mananggu, Paguyaman, Tilamuta, dan Wonosari masuk wilayah Kabupaten Boalemo, sedangkan lima kecamatan lainnya, masing-masing Lemito, Marisa, Paguat, Popayato, dan Randangan masuk menjadi wilayah Kabupaten Pohuwato.
- Dulupi (pemekaran Tilamuta),
- Lemito (pemekaran Popayato),
- Mananggu (pemekaran Paguat),
- Randangan (pemekaran Marisa), dan
- Wonosari (pemekaran Paguyaman).
Setelah itu, beberapa kecamatan di Kabupaten Boalemo dimekarkan, sehingga lahirlah dua kecamatan baru, yaitu (1) Botumoito (pecahan dari Kecamatan Tilamuta) dan (2) Kecamatan Paguyamanpantai (pecahan dari Kecamatan Paguyaman).
Dengan demikian, sampai dengan Maret 2004 Kabupaten Boalemo memiliki 7 kecamatan dan 63 desa, sebagai berikut.
No. Nama
KecamatanJumlah
DesaJumlah
KelurahanNama Desa / Kelurahan 1. Botumoito 8 - [1] Bolihutuo, [2] Botumoito, [3] Hutamonu, [4] Patoameme, [5]
Potanga, [6] Rumbia, [7] Tapadaa, dan [8] Tutulo [ibu kota];2. Dulupi 7 - [1] Dulupi [ibu kota], [2] Kotajaya, [3] Pangi, [4] Polohungo, [5] Tabongo, [6] Tanahputih, dan [7] Tanggajaya; 3. Mananggu 7 - [1] Bendungan, [2] Kaaruyan, [3] Kramat, [4] Mananggu, [5] Pontolo, [6] Salilama, dan [7] Tabulo [ibu kota]; 4. Paguyaman 11 - [1) Bongo IV, [2] Bongonol, [3] Bongotua, [4] Huwongo, [5] Kualalumpur, [6] Molombulahe, [7] Mutiara, [8] Saripi, [9] Tenilo, [10]
Tongkobu, dan [11] Wonggahu;5. Paguyamanpantai 6 - [1] Apitalawu, [2] Bangga, [3] Bubaa, [4] Bukitkarya, [5] Limbatihu, dan 6] Lito; 6. Tilamuta 11 - [1] Ayuhulalo, [2] Bajo, [3] Hungayonaa, [4] Lahumbo, [5] Lamu, [6] Limbato, [7] Modelomo, [8] Mohungo, [9] Pentadu Timur, [10] Pentadu Barat, [11] Piloliyanga; 7. Wonosari 13 - [1] Bongo I, [2] Bongo II, [3] Bongo III, [4] Dimito, [5] Jatimulya, [6]
Mekarjaya, [7] Pangeya, [8] Raharja, [9] Saritani, [10] Sukamaju,
[11] Sukamulya, [12] Tanjungharapan, dan [13] Trirukun;- Kabupaten
Boalemo63 - Tilamuta [ibu kota kabupaten] Sumber: JulianurCom, September 2004.
Pada tahun 2003 jumlah penduduk Kabupaten Boalemo (masih termasuk Kabupaten Pohuwato) berjumlah 192.000 jiwa, terdiri atas Islam 182.809 jiwa (95,21 %), Kristen Protestan 6.769 jiwa (3,5 %), Hindu 1.911 jiwa (0,90 %), Katolik 504 jiwa (0,28 %), dan Buddha 7 jiwa (0,01 %) (GP, Rabu, 18-08-2004:16).
TABEL 6
WILAYAH, LUAS, DAN JUMLAH PENDUDUK
KABUPATEN BOALEMO
TAHUN 2004
|
|
(2004) |
|
(km2) |
Desa (2004) |
Kelurahan (2004) |
Penduduk |
(jiwa/km2) (2004) |
|
|
|
Botumoito |
|
|
|
|
|
|
Mohamad Potutu |
|
|
Dulupi |
|
|
|
|
|
|
Sumardi Kamumu |
|
|
Mananggu |
|
|
|
|
|
|
Ir. Husain Etango |
|
|
Paguyaman |
|
|
|
|
|
|
Amin Bolilio |
|
|
Paguyamanpantai |
|
|
|
|
|
|
Muzakir Lahay |
|
|
Tilamuta | Limbato |
|
|
|
|
|
Abdul Gani Ambo, B.A. |
|
|
Wonosari |
|
|
|
|
|
|
Riton Nusu |
|
|
Kabupaten Boalemo | Tilamuta |
|
|
|
|
|
Ir. Iwan Bokings |
Dalam Penjelasan Undang-Undang Nomor 50 Tahun 1999 tentang Pembentukan Kabupaten Boalemo, antara lain disebutkan sebagai berikut.UMUM
Provinsi Sulawesi Utara pada umumnya dan Kabupaten Gorontalo pada khususnya, meskipun telah menunjukkan kemajuan dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan, dalam perkembangannya perlu ditingkatkan sesuai dengan potensi daerah, luas wilayah sesuai dengan kebutuhan pada masa mendatang.Provinsi Sulawesi Utara mempunyai luas wilayah 39.573,49 km2 dengan sarana serta prasarana komunikasi dan transportasi yang relatif masih terbatas, khususnya di wilayah Kabupaten Gorontalo bagian barat.Kabupaten Gorontalo mempunyai luas wilayah 12.150,65 km2 dalam rangka membantu tugas penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan, di bagian barat dibentuk wilayah kerja Pembantu Bupati Gorontalo Wilayah IV yang berkedudukan di Paguat yang meliputi lima kecamatan, yaitu Kecamatan Paguyaman, Tilamuta, Paguat, Marisa, dan Popayato dengan luas wilayah 6.606,89 km2.
Secara geografis wilayah kerja pembantu bupati tersebut mempunyai kedudukan yang strategis jika ditinjau dari segi ekonomi, politik, sosial, budaya dan pertahanan keamanan.
Perkembangan wilayah kerja Pembantu Bupati Gorontalo Wilayah IV telah menunjukkan kemajuan dalam penyelenggaran pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan, serta kemampuan untuk mengembangkan potensi wilayah yang ada, antara lain di bidang perkebunan, pertanian tanaman pangan, perikanan, peternakan, pertambangan dan pariwisata.
Perkembangan Wilayah Kerja Pembantu Bupati Gorontalo Wilayah IV diikuti pula dengan peningkatan jumlah penduduk. Pada tahun 1992 penduduk wilayah kerja Pembantu Bupati tersebut berjumlah 218.832 jiwa, sedangkan pada tahun 1998 meningkat menjadi 222.559 jiwa dengan laju pertumbuhan penduduk 1,70 %per tahun. Hal ini mengakibatkan bertambahnya beban tugas dan volume kerja dalam rangka penyelenggaraan pendidikan, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan di wilayah kerja Pembantu Bupati tersebut.
Berdasarkan hal-hal tersebut di atas serta memperhatikan aspirasi masyarakat yang mulai berkembang sejak tahun 1985 dan selanjutnya secara formal yang dituangkan dalam keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Gorontalo tanggal 20 Januari 1994, Nomor 01 Tahun 1994 tentang pernyataan sikap Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Gorontalo Mendukung Usul Pembentukan Wilayah Eks Kawedanaan Boalemo menjadi Daerah Tingkat II, dan keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Utara Nomor 16 Tahun 1999, tanggal 16 Juli 1999 tentang Persetujuan Pimpinan DPRD Provinsi Sulawesi Utara terhadap pembentukan Kabupaten Boalemo, untuk lebih meningkatkan daya guna dan hasil guna penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, dan pembinaan kemasyarakatan serta untuk lebih meningkatkan peran aktif masyarakat, maka dipandang perlu ditata wilayah Kabupaten Gorontalo menjadi dua dua Daerah Otonom, yaitu dengan membentuk Kabupaten Boalemo sebagai pemekaran Kabupaten Gorontalo yang wilayahnya sama dengan wilayah kerja Pembantu Bupati Gorontalo Wilayah IV yang berkedudukan di Paguat.
Dengan terbentuknya Kabupaten Boalemo wilayah Kabupaten Gorontalo berkurang seluas wilayah Kabupaten Boalemo dan wilayah kerja pembantu bupati Gorontalo wilayah IV yang berkedudukan di Paguat dihapus. Penghapusan wilayah kerja pembantu bupati dimaksud ditetapkan dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri.
Wilayah Kabupaten Boalemo adalah wilayah yang sebelum dibentuk Kabupaten Boalemo merupakan wilayah kerja pembantu bupati Gorontalo wilayah IV yang berkedudukan di Paguat dibentuk berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 132 Tahun 1978. PASAL DEMI PASAL
Pasal 2
Wilayah Administratif dan PendudukLetak
Kabupaten Boalemoterletak pada posisi di antara 0o.24"--1o.02 Lintang Utara (LU) dan 121o.59"-- 123o.32 Bujur Timur (BT), dengan batas-batas wilayah sebagai berikut.
- Utara: Kecamatan Tolinggula dan Sumalata;
- Selatan: Teluk Tomini;
- Timur: Kecamatan Pulubala dan Tibawa, Kabupaten Gorontalo;
- Barat: Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato.

Pemerintahan
Adapun nama jabatan dan pejabat Pemerintahan Kabupaten Gorontalo sampai dengan Maret 2004 adalah sebagai berikut.
No. Jabatan Nama Pejabat 1 Bupati Ir. Iwan Bokings, M.M. 2 Wakil Bupati H. Muhamad Karim Dalanggo, B.Sc. 3 Sekretaris Daerah Drs. Nico Habie 4 Asisten I Dra. Olis Monoarfa 5 Asisten II Ir. Sujarno Abd. Hamid 6 Asisten III Muchtar Kasim, S.Pd. - Kepala Bagian - 1 Bagian Ekonomi Yusran Pikoli, S.E. 2 Bagian Hukum Erna Manto 3 Bagian Humas Muhyin Iyabu 4 Bagian Keuangan Ibrahim Darwis, S.E. 5 Bagian Pembangunan Hisyam Tambiyo, B.A. 6 Bagian Sosial Saharu Potutu 7 Bagian Tata Pemerintahan Sherman Moridu 8 Bagian Umum Herson Ali
- Kepala Badan - 1 Badan Keluarga Berencana &
Pemberdayaan Perempuan (BKBPP)Drs. Suryati Rauf 2 Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Ha. Rukihati Dai Biki 3 Badan Kesatuan Bangsa & Pamong Praja Raplin Manto 4 Badan Pendidikan & Pelatihan Drs. Sukarni Potutu, M.M. 5 Badan Pengawasan Daerah (Bawasda) Drs. Mohamad Usman 6 Badan Perencanaan Pembangunan
Daerah (Bappeda)Ir. Sunandar Bokings 7 Badan Pertanahan Nasional Ismet Abdul, S.H. - Kepala Dinas - 1 Dinas Kehutanan Ir. J.C.S.Damongilala 2 Dinas Kesehatan dr. Dahlan Monoarfa 3 Dinas Kimpraswil Ir. Handoyo Sugiharto, M.M. 4 Dinas Pariwisata, Seni, & Budaya Suleman Kaku 5 Dinas Pasar Moh. Abubakar Nahu 6 Dinas Penadapatan Daerah Drs. Hamzah Mo'o 7 Dinas Pendidikan & Kebudayaan Drs. H. Sumarwoto 8 Dinas Perhubungan Drs. Kasan Kiraman 9 Dinas Perikanan & Kelautan Dr. Ir. Anton Nango 10 Dinas Perindagkoptam Drs. Harun Abdullah 11 Dinas Perkebunan Ir. Rustam Podungge 12 Dinas Pertanian, Peternakan, &
Ketahanan PanganIr. Ismail Patamani 13 Dinas Transmigrasi Rudin Adi, B.A. - - - - Kepala Kantor / Jabatan Lain - 1 Kantor Kesbang Linmas Yakop Musa, S.Sos. 2 Kantor Pemberdayaan Masyarakat
(PMD)Usman Mayulu 3 Kantor Satpol Pamong Praja Raflin Manto 4 Kantor Catatan Sipil, Kependudukan,
& Tenaga KerjaHawa Puntu, B.A. 5 Kepala Syahbandar Drs. Herdi Baruadi 6 Sekretaris Dewan Ramli Noor 7 Departemen Agama - DPRD
Berdasarkan jumlah penduduk dan wilayahnya, DPRD Kabupaten Boalemo Periode 2004-2009 mendapat jatah 25 kursi. Anggota Dewan ini ditetapkan berdasarkan hasil perolehan suara partai politik dalam Pemilu 5 April 2004 yang lalu, dengan rincian: (1) Golkar - 15 kursi; (2) PPP - 3 kursi; (3) PDIP - 5 kursi; dan (4) PBB - 2 kursi.
Anggota Dewan Kabupaten (Dekab) Boalemo dilantik oleh Gubernur Gorontalo pada Kamis, 26 Agustus 2004 *)
Nama Anggota Nama Anggota I. Golkar
- Nizam Dai, B.Sc.
- Lahmudin Hambali
- Oktohari Dalanggo
- dr. Jeane Manalip
- Ha. Mardijah Ch. Yusuf
- Sadik Alamri
- Djafar Kilo, S.Ag.
- Sahid A. Djibu
- Kasion Legiman
- Suharto J. Abdullah
- Drs. Rum Pagau
- Asma Isa
- Iwan Waluwo
- Suwarjo A. Matalani
- Saleh Hilmi
II. PPP III. PDIP
- Irsyad Pakaya
- Supardi S.P. Jaidi, A.Ma.
- Kisman Sabie
IV. PBB
- Karyawan E.P. Nono
- Askari S. Wijaya
- Mohammad Y. Nawawi
- Syahrudin Bakue
- Franki Tumaliang
- Nur Alamri, S.Ag.
- Daniel Dalanggo
*) Sumber: JulianurCom, Agustus 2004.